SD & SLTPSekolah MenengahPerguruan TinggiPendidikan NetworkAspirasi KitaArtikel KitaBerita Kita

 
Pendidikan Network Homepage
Aspirasi: "n harapan dan tujuan untuk keberhasilan pd masa yg akan datang"
(Ref. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Depdiknas, 2001, P 72)

Membaca Aspirasi Aspirasi Kita 32 (Index)
Ke Halaman 31, 32, 33
Menulis Aspirasi Anda



Aspirasi / Informasi dari Anda - Lanjut
(Halaman 32)

Nama: muhamad nasrul
Dari: cimahi/jawa barat
Saya: Mahasiswa FPOK universitas pendidikan indonesia
Aspirasi / Informasi: dengan rencana adanya kurikulum baru tahun 2006,dimana dengan percobaan kurikulum KBK yang saya nilai kurang dapat diterapkan dalam pendidikan di indonesia,karena untuk menerapkan kurikulum KBK memerlukan waktu yang panjang dalam rangka penyesuaian untuk diterapkan disekolah-sekolah mengingat isi kurikulum tsb begitu kompleks,serta tidak mengerti akan keadaan yang terjadi."sehingga saya harapkan para perumus kurikulum dapat menemukan suatu formula yang tepat dalam perumusan kurikulum 2006 dan para tim perumus harus mempunyai backgroud dunia pendidikan"
E-mail Pengirim: r_nazroel@yahoo.co.id
Tanggal: 23/03/2006


Nama: NATALIA W.K
Dari: SURAKARTA
Saya: Siswi SMA N 3 SURAKATA
Aspirasi / Informasi: BAGAIMANA KALO SEMUA PENDIDIKAN D BUAT SISTIM SEPERTI DI STAN, STIS, STPDN, ATAU SEJENISNYA SEHINGGA MEREKA YG DI DIDIK BENAR-BENAR PROFESIONAL, MUNGKIN PELAJAR HARUS SEDIKIT DI KERAS, KARENA MEMANG KARAKTER BANGSA KITA ITU KALAU TIDAK TERJEPIT MEREKA TAK AKAN BERUSAHA, KARENA KITA TERLALU DI BUAI OLEH KEKAYAAN BANGSA KITA JD PADA INTINYA SAYA MOHON HUKUM TENTANG PENDIDIKAN D TEGAKAN SETEGAK-TEGAKNYA
E-mail Pengirim: NATALI@YAHOO.COM
Tanggal: 24/03/06


Nama: Tina
Dari: yogyakarta
Saya: Mahasiswi uny
Aspirasi / Informasi: Monsen seorang anak jalanan yang menagis meilhat seorang anak di dalam mobil yang memakai seragam dan menenteng tas sekolahnya.

Dia tidak menangis karena anak tersebut naik mobil tapi dia managis melihat seragam dan tas sekolah yang dipakai anak itu.

"Kapan aku bisa sekolah yah..."

Jawaban yang seharusnya mudah untuk dilontarkan namun sulit untuk dilaksanakan. bagaimana tidak...

untuk memasuki sekolah dasar saja saat ini harus mengeluarkan uang sampai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah sementara untuk makan saja dia harus mengais di jalanan yang setiap hari digelutinya.

"Mana Sekolah Gratis yang dijanjikan Pemerintah?"

" Sampai kapan anak kecil itu harus bermimpi untuk dapat duduk di bangku sekolah?"

" Dia tidak meminta duduk di bangku empuk di mobil tp hanya meminta duduk di bantu kayu di Sekolah".

Ayo... Indonesiaku jangan hanya melihat dan merasa iba padanya....

Tp mari kita pikirkan bagaimana caranya dia mendapat sekolah gratis yang diidamkannya agar kelak dia dapat membangun negara ini yang tidak lagi memiliki anak terlantar dijalanan seperti dia.


E-mail Pengirim: same1212y@yahoo.co.id
Tanggal: 28 maret 2006


Nama: Domingos Korreia
Dari: Dili
Saya: Mahasiswa UNTL
Aspirasi / Informasi:
1. bagaimana kita dapat menciptakan sekolah yang efektif.
2.efektifitas sekolah dalam membangung negara!
E-mail Pengirim: mingos_chemistryman@yahoo.co.Id
Tanggal: 27maret 2006


Nama: M. BAKHTIAR JOHAN, S.T
Dari: BOJONEGORO / JAWA TIMUR
Saya: Guru SMKN 3 BOJONEGORO
Aspirasi / Informasi: Pendataan Honorer untuk GTT yang mengajar Sekolah Negeri di Bojonegoro sangat menyedihkan karena tidak semua GTT di sekolah negeri di loloskan menjadi tenaga honorer hanya karena gajinya selama ini tidak dibiayai atau tidak mendapatkan SK dari Bupati melainkan dari Komite Sekolah. Harusnya semua GTT di sekolah negeri diusulkan menjadi honorer sehingga ada peningkatan status dan peningkatan kesejahteraan untuk mendapatkan insentif dari pemerintah sehingga kualitas pendidikanpun semakin lama semakin meningkat seiring dengan peningkatan tingkat status dan masa kerja. Masak sudah mengabdi bertahun-tahun tidak bisa menjadi Tenaga Honorer. Sungguh kepedulian pemerintah untuk mengangkat nasib seorang guru GTT menjadi PNS yang nota bene ikut berjasa dalam mencerdaskan anak bangsa sangat tidak ada. Sungguh kasihan kami para Guru Tidak Tetap (GTT)terutama yang belum menjadi Guru Bantu. Tolong perhatikan nasib kami para GTT pak !
E-mail Pengirim: tiar_fit@yahoo.co.id
Tanggal: 28 MARET 2006


Nama: penyok
Dari: kendal
Saya: Siswa SMK LeNTeRa Kendal
Aspirasi / Informasi: saya yang bertanda tangan dibawah ini menyatakah bahwa saya sangat tidak setuju dengan apa yang saya dapat di sekolahanku karena mengapa saya bisa PKL tetapi teman2 ku tidak
padahal kamikan sama2 murid
apakah ada bedanya?tidak kan!!!
lalu why?!
E-mail Pengirim: penyok_n@yahoo.co.id
Tanggal: 29 2006 3


Nama: khoirunnisa
Dari: bandung
Saya: Mahasiswi universitas pendidikan indonesia
Aspirasi / Informasi: menurut saya kurikulum jangan keseringan diganti, karena menyebabkan peserta didik tidak mengeri apa yang harus d kerjakan peserta didik, bukan nya peserta didik tidak mau dengan adanya KBK tapi peserta didik dalam proses penyesuaian terhadap metode belajar mengajar KBK, pemerintah jangan langsung menggantikan KBK dengan kurikulum 2006, lihat dulu apa penyebabnya peserta didik tidak dapat menerima kurikulum KBK, menurut saya konsep KBK sudah sangat bagus tapi guru dan peserta didik yang kurang dapat menyesuaikan. banyak sekali pengaruh yang ada di dalamnya, saya mohon sekali pada pemerintah jangan secepatnya mengambil keputusan, kalau bisa penerapan kurikulum d perlama lagi, agar lebih jelas hasilnya. terima kasih
E-mail Pengirim: nisa_semangat@yahoo.com
Tanggal: 29 maret 2006


Nama: M.SYAHRIZAL DAMANIK,S.Pd
Dari: SUMATERA UTARA
Saya: Guru SMA NEG.1 PANEI KABUPATEN SIMALUNGUN
Aspirasi / Informasi: Pak SBY, Indonesia memiliki ribuan dan bahkan jutaan sekolah yang tujuannya untuk mencerdaskan bangsa ini. Oleh karena itu, tolong diperhatikan kesejahteraan guru, agar sekolah tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Gaji guru sekarang ini terlalu rendah bila dibandingkan dengan anggota dewan yang kerjanya hanya duduk-duduk saja.
E-mail Pengirim: izal_79damanik@yahoo.co.id
Tanggal: 29 MARET 2006


Nama: M Ronny A S
Dari: Yogyakarta
Saya: Mahasiswa Muhammadiyah Univercity of Yogyakarta
Aspirasi / Informasi: Kondisi pendidikan negara Indonesia pada saat ini sangat memprihatinkan. hal ini disebabkan kurangnya SDM yg memadai, kurangnya SDM disebabkan kurangnya usaha tiap-tiap individu untuk mengubal pola pikirnya untuk maju.

untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya adanya suatu program pelatihan-pelatihan yang diharapkan dapat membah kualitas sumber daya manusia bangsa indonesia. sehingga pada saat era globalisasi nanti tidak akan mengalami yg namanya keterpurukan SDM
E-mail Pengirim: m_ronny_a_s@yahoo.com
Tanggal: 30 Mei 2006


Nama: Masrokhan
Dari: Jawa Tengah
Saya: Teacher smp
Aspirasi / Informasi: Yang terhormat Bapak Presiden
Sebenarnya saya setuju dengan UNAS, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Tapi menurut saya untuk saat ini belum siap, karena infrastruktur pendidikan yang belum memadai.

Akibatnya prosentase kelulusan sangat rendah. Kasihan sekali untuk siswa yang belum lulus, rata-rata mereka tidak mau lagi mengulang, padahal mereka sudah sekolah selama 3 tahun, mengeluarkan banyak biaya tapi mereka tidak dapat memperoleh ijazah.
E-mail Pengirim: mb_rohan@yahoo.com
Tanggal: 30 Maret 2006


Nama: M. Nahdi
Dari: Nusa Tenggara Barat
Saya: Guru Lombok Timur
Aspirasi / Informasi: Mohon Pengembangan karir guru dikembangkan melalui mekanisme yang jelas dan jujur, jangan dipermainkan oleh birokrasi
E-mail Pengirim: Nahdi_aidal@yahoo.com
Tanggal: 30 Maret 2006


Nama: g.susanto
Dari: lumajang / jawa timur
Saya: Guru lumajang
Aspirasi / Informasi: mohon anggaran pendidikan 20 % segera direalisasikan agar pendidikan tidak semakin mundur.
E-mail Pengirim: gusto
Tanggal: 31 - 03 - 2006


Nama: ayaka
Dari: jogja
Saya: Masyarakat jogja
Aspirasi / Informasi: pendidikan tidak hanya diserahkan kepada guru semata, kita semua juga mempunyai tanggung jawab untuk mendidik juga sekaligus dididik.

begitu juga dengan guru, jangan lantas kita salahkan mereka ketika adanya ketidakberesan dalam pembelajaran. bukan hanya guru saja, yang harus menanggungnya melainkan kita semua.

mengapa demikian, karena ada beberapa faktor dalam mendorong keberhasilan kegiatan belajar mengajar, pertama, adanya fasilitas yang mendukung, kedua sumber daya guru/kesiapan guru, ketiga lingkungan

keempat, relasi antar sesama. jadi keempat unsur itu harus saling mendukung dan sinergis hingga nantinya tercipta output yang baik dan marketeble
E-mail Pengirim: tan_yayaka@yahoo.com
Tanggal: 1 April 2006


Nama: Shafira
Dari: Gorontalo
Saya: Siswi SMP Widyakrama
Aspirasi / Informasi: Saya berharap pendidikan di Indonesia lebih ditingkatkan. Tentunya dengan adanya kerjasama antara pemerintah pusat dan semua pihak yang bersangkutan dengan pendidikan. Terima kasih.
E-mail Pengirim: cute_abyz@yahoo.com
Tanggal: 1-04-2006


Nama: fretty
Dari: medan/sumut
Saya: Masyarakat medan
Aspirasi / Informasi: saya alumni unimed jur pend. teknik bangunan, saya menginformasikan bahwa alumni dari jur. pend. teknik bangunan tidak ada sekolah yang mau menerima alumni ini karena kami harus melamar kesekolah yang ada jur teknik bangunan sedangkan sekarang sekolah STM (SMK) yang ada jur.bangunan nya jarang (hampir tidak ada). Tolong kami alumni dari jurusan pendidikan teknik bangunan tolong diperhatikan.
E-mail Pengirim: sarilv@yahoo.com
Tanggal: 1 april 2006


Nama: Shelly Sasmita
Dari: Wonogiri/Jawa Tengah
Saya: Siswi SMA N 2 Wonogiri
Aspirasi / Informasi: soal soal UAN SMA TAHUN 2005/2006 MBOK JANGAN SULIT!!! Kan kasian kita kita donk???? menurut informasi kita kita ini sebagai bahan uji coba pemerintah doank!!!! ya toooooooo!!! Pak SBY n Pak Mentri Pendidikan, gak fair lah klo anak desa saingan ma anak kota yang pendidikannya jauh lebih terjamin. Lalu mau kemana kuliahnya anak desa klo semua PTN buat anak kota???
E-mail Pengirim: dj_shelly_fm@yahoo.com
Tanggal: 03 April 2006


Nama: meri
Dari: padang
Saya: Mahasiswa jawa barat
Aspirasi / Informasi: bagaimana meningkatkan pendidikan di indonesia itu lebih baik?
apa langkah-langkah yang harus kita hadapi dalam menghadapi pendidikan yang jauh turun dari negara-negara lain.
E-mail Pengirim: Choy_maniez
Tanggal: 2-04-2006


Nama: antox
Dari: yogyakarta
Saya: Konsultan yogyakarta
Aspirasi / Informasi: banyaknya permasalahan penerimaan CPNS awal 2006 kemaren karena kurang transparansinnya panitia dalam hal penilaian. usul saya, gmana kalo dalam penerimaan CPNS yang akan datang hasil dari tes yang telah dilakukan diumumkan nilainnya. sukur dengan rankingnya. sehingga kita sebagai peserta tes tidak buruk sangka dengan panitia penerimaan CPNS.
E-mail Pengirim: mail_pharmasolindo@yahoo.com
Tanggal: 1 april 2006


Nama: Yoki prasayadi
Dari: Bekasi
Saya: Siswa sman 2 bekasi
Aspirasi / Informasi: Pak menteri.... tolong adakan ujian ulang bagi siswa sma yang tidak lulus.. jangan biarkan makin banyak anak indonesia yang tidak bersekolah karena harus mengulang sekolah lagi selama 1 tahun kedepan. itu terlalu memberatkan siswa dari segi apapun (biaya, waktu, mentalitas, dsb) TOLONG DIPERTIMBANGKAN ASPIRASI DARI SAYA.... TERIMA KASIH.....
E-mail Pengirim: yoq39@yahoo.com
Tanggal: 03-04-2006


Nama: Elbert Anson
Dari: Medan - Sumatera Utara
Saya: Siswa SMU Santo Thomas 1
Aspirasi / Informasi: Hai siswa - siswi Medan.
Jgn lupa tanggal 24 atau 25 April ada seleksi Olimpiade Fisika dalam bentuk test IQ.....
E-mail Pengirim: elbertanson89@SLTA.zzn.com
Tanggal: 04 April 2006


Nama: perdana kusuma
Dari: jawa timur
Saya: Mahasiswa poltek its
Aspirasi / Informasi: perkembangan kedepan suatu bangsa ditentukan oleh generasi mudanya... dengan generasi muda yang mendapatkan pendidikan yang tinggi secara otomatis juga akan memeajukan serta membangun negara ini kearah lebih baik... hidup generasi yang cerdas!!!
E-mail Pengirim: havil_elka@yahoo.co.id
Tanggal: 4-4-2006


Nama: Hersen Strauning, S.Pd
Dari: Nabire / papua
Saya: Guru SMA K Anak Panah
Aspirasi / Informasi: Saya usulkan kepada pemerintah : semua guru disekolah swasta di sediakan rumah-rumah guru yang belum punya rumah pribadi. karena sebagai guru swasta (belum PNS) hanya berpenghasilan pas-pasan dari honor guru. Bagaimana kita bisa fokus pada peningkatan kompetensi guru sedangkan kebutuhan sehari-hari saja belum cukup untuk keluarga.
E-mail Pengirim: strauning@yahoo.co.id
Tanggal: 04 April 2006


Nama: TUTI J RISMARINI, HJ, S.AG, M.PD.
Dari: Tangerang / Banten
Saya: Guru SMPN 1 Pondok Aren - TNG
Aspirasi / Informasi: Untuk meningkatkan SDM Guru di seluruh Indonesia dan dalam rangka menindaklanjuti UU Guru dan Dosen, mohon kiranya pemerintah maupun pihak lain tidak membatasi usia dalam memberikan beasiswa bagi Guru, akan tetapi dengan persyaratan lulus penyaringan. Hal ini saya kira lebih adil. Karena di lapangan saya menjumpai guru-guru yang berusia >45 tahun akan tetapi memiliki potensi dan semangat yang tinggi untuk belajar namun tidak ada biaya dan fasilitas mendapatkan beasiswa.
E-mail Pengirim: tuti300756@yahoo.com
Tanggal: 7 April 2006


Nama: said arinal f
Dari: N A D
Saya: Guru KOTA BANDA ACEH
Aspirasi / Informasi: PASCA TSUNAMI, PNS DI ACEH TERUTAMA GURU SEMAKIN TAK BERDAYA MENAHAN BEBAN HIDUP YANG SEMAKIN BERAT. KENAIKAN GAJI KEMARIN HANYA CUKUP UNTUK BENSIN SEBULAN. HARGA KEBUTUHAN POKOK, SEWA RUMAH DI BANDA ACEH TELAH MELEBIHI JAKARTA. GAJI KAMI SEKARANG HANYA CUKUP UNTUK MEMBELI 200 BUNGKUS NASI, SEMENTARA KAMI RATA-RATA MEMBUTUHKAN 360 BUNGKUS/BULAN. ADAKAH SATU KEBIJAKAN KHUSUS UNTUK GURU DI ACEH AGAR MEREKA MAMPU BEKERJA TANPA HARUS BERPIKIR KEMANA MENCARI 160 BUNGKUS LAGI. SAYA KHAWATIR KITA AKAN KEHILANGAN GURU-GURU IDEAL SECARA PERLAHAN DAN INI MERUPAKAN SALAH SATU FAKTOR KEMUNDURAN MUTU PENDIDIKAN SAAT INI.KAMI TIDAK MENUNTUT KESEJAHTERAAN YANG SESUNGGUHNYA KARENA SAAT INI NEGARA BELUM MAMPU.
E-mail Pengirim: arinal_fuadi@yahoo.id.com
Tanggal: 06-04-2006


Nama:
Dari:
Saya:
Aspirasi / Informasi: saya setuju apa yg teman2 utarakan, asal tidak memberi keutungan pada pihak2 tertentu, mari kita bersatu bukan bersekutu, tingkatkan pendidikan dan moral anak bangsa, hapus korupsi dan koruptor, di bangsa ini, mari kita membangun bukan dibangun
E-mail Pengirim: darus_ml@yahoo.co.id
Tanggal: 06.04.2006


Nama: Antun Muwuri Heratanti
Dari: Temanggung/Jawa Tengah
Saya: Mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta
Aspirasi / Informasi: bpoleh saja, menaikkan standar mutu pendidikan, saya SETUJU! TAPI JUGA HARUS DIINGAT BAHWA KITA TIDAK MUNGKIN MEMUKUL RATA SETIAP KEMAMPUAN MURID. HARUS DIPERTIMBANGKAN JUGA LATAR BELAKANG SANG PENDIDIK DAN KONDISI SEKOLAHNYA.

BAGI SEKOLAH UNGGULAN MEMANG HAL ITU MUNGKIN. NAMUN, UNTUK BEBERAPA KGOLONGAN /KATEGORI MENENGAK KE BAWAH. JELAS HAL ITU SANGAT BERAT. PIHAK SEKOLAH PU MENJADI KALANG KABUT DI BUATNYA.
E-mail Pengirim: whu_rie@yahoo.com
Tanggal: 7 mei 2006


Nama: maulana
Dari: yogyakarta
Saya: Mahasiswa S2 UGM
Aspirasi / Informasi: pendidikan kita memang belum mampu membentuk karakter manusia berprilaku pancasila. contoh ya saya dulu kuliah di ... medan waktu saya berurusan dengan bagian akademik untuk mengurusi skripsi saya, saya harus memberikan uang agar administrasi saya di urus dengan cepat. ini menandakan kita harus membayar jika berhubungan dengan bagian administarsi pendidikan. mungkin lebih baik kita membuat aturan yang konsisten, dan memberikan insentif bagi mereka yang berprilaku profesional. di jaman in rasanya pengabdian bukan lagi sebagai sandangan yang tepat bagi para birokrasi, tapi sebagai profesionalisme yang berarti dia hidup layak dan mampu memberikan keihupan yang layak bagi keluarganya. agar setiap birokrasi termotivasi memberikan konstribusi bagi organisasinya. dan penerapan aturan harus ditegakkan tanpa adanya pilih bulu. mampu gak kita seperti itu. yang man kita sebagaian besar umat islam di dunia ini sepantasnya kita tidak mempermaslahkan moral lagi karena sudah di atur dalam hukum islama bagaimana sebaiknya muslim berprilaku, hanya bagaimana kita menerapkannnya. semoga ada perubahan ke arah yang lebih baik. amin.
E-mail Pengirim: nikmal_escudo@yahoo.co.id
Tanggal: 8 april 2006


Nama: Puji Pramono Pangestu
Dari: Bandar Jaya / Lampung
Saya: Masyarakat lampung tengah
Aspirasi / Informasi: Maksimalisasi Pendidikan Melalui Lembaga Bimbingan Belajar

Dalam kasus-kasus yang terjadi dilingkungan pendidikan daerah, terutama yang berada di lingkungan jauh dari sumber-sumber pendidikan yang maju sangat sulit untuk mendapatkan informasi dalam bentuk teks maupun media televisi. Saya terinspirasi dengan adanya e-education seperti yang saya dengar dan saya baca dalam artikel-artikel di internet. Untuk itu, saya yang hanya pengagum pendidikan yang menginginkan keberhasilan pendidikan Indonesia baik dimata Indonesia maupun di mata dunia, mengharap sekali adanya kerja sama dalam pelaksanaan pencerdasan Indonesia baik secara digital maupun non digital. Saya merupakan salah satu orang yang ingin menciptakan sebuah lembaga pendidikan yang bersifat penggabungan dunia e-education di lembaga pendidikan luar sekolah yang saya akan dirikan. Pendidikan ini mengacu pada kerjasama dalam system pengajaran secara jarak jauh yang menggunakan media internet sebagai penghubung dan sebuah room khusus di lembaga kami yang menjadi objek pendidikan untuk berinteraksi dan menggali materi secara digital.

Pada dasarnya konsep yang akan saya terapkan adalah bagaimana menseragamkan nilai dan bobot pendidikan di Indonesia secara luas dan mantap, sehingga mudah terlaksana system pendidikan yang up to date di seluruh Indonesia tanpa memandang dimana lokasi pendidikan itu berada. Adapun kendala saya dalam hal ini, saya merupakan orang yang belum memiliki predikat pendidik yang baik karena saya bukanlah lulusan university dan atau diploma yang modern, melainkan hanya seorang pembaca dan penggemar informasi yang lulus pendidikan smu negeri 1 way jepara lampung timur yang sangat masih jauh dari nilai kecukupan pendidikan. Oleh karena itu saran dari pembaca semua yang mengerti akan indahnya pendidikan dan nikmatnya mengenyam pendidikan.
E-mail Pengirim: janoko_alit@yahoo.com
Tanggal: 9 april 2006


Nama: Azhari Baharuddin SE
Dari: Tanjung Tanah Kerinci/Jambi
Saya: Mahasiswa Fakulti Sastera dan Sain Sosial Univ.Malaya
Aspirasi / Informasi: Indonesia memiliki banyak sekali SDM yang berkualitas dibarenggi dengan keterampilan yang memadai namun masih banyak diantara mereka yang belum dapat pekerjaan yang sesuai dengan Propesi mereka. Untuk masa yang akan datang pihak yang bertanggung jawab lebih memikirkan nasib para pengangur tingkat tinggi seperti Sarjana - sarjana bahkan ada yang Master tamat dari luar negeri belum mendapat pekerjaan.
E-mail Pengirim: Zahar_kincai@yahoo.co.id
Tanggal: 10 April 2006


Nama: tina
Dari: yogyakarta
Saya: Mahasiswi PPS/UNY PTK "05
Aspirasi / Informasi: guru harus memenuhi kompetensi yang meliputi uji materi, paedagogik, sosial dan kepribadian. ini merupakan syarat yg sangat berat untuk mendapatkan gaji yang sangat kecil dibanding dgn negara lain.

Kalau memang harus memenuhi syarat itu maka gaji harus disesuaikan donk.

uji sertifikasi harap dilakukan secara transparan dan objektif.

HIDUP GURU INDONESAI..... jangan sampai air matamu jatuh ke bumi pertiwi yang kita cintai...
E-mail Pengirim: same1212y@yahoo.com
Tanggal: 11 april 2006


Nama: ENNO YULIAN AMUNGKINAL
Dari: TIMIKA-PAPUA TENGAH
Saya: Konsultan TIMIKA
Aspirasi / Informasi: Pembaca yang budiman dan budiawati, saya mohon agar penerimaan dosen di kabupaten Timika yang usianya relatif mudah ketimbang kabupaten lain, diharapkan supaya penerimaan tenaga pengajar (Dosen) perlu adanya manajemen baik dalam arti penilaian kualitas atau skil calobn dosen yang bersangkutan secara cermat. Dengan harapan bisa membangun atau mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di kabupaten Timika yang benar-benar mampu bersaing dengan manusia lainnya. Kapabilitas generasi sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa dan negara di masa mendatang untuk itu saya memohon kepada pihak yang berwenang dalam penerimaan tenaga pengajar (Dosen) diharapkan supaya sesuaidengan kriteria yang berlaku.

Dimasa/era otonomi saat ini membutuhkan (SDM) yang handal dan mampu mengelola segala aspek kehidupan dengan demikian, disini saya mengharapkan kepada pemerinta daerah supaya perkembangan kualitas pendidikan di kabupaten Timika harus diperhatikan secara intensif. Masalah dana pendidikan bagi pelajar mahasiswa asal kabupaten Timika sampai derik belum pernah direalisasika oleh pemerintah daerah Kab Timika, entah digunakan untuk..?. Selain hal tersebut juga Kab Timika memiliki kekayaan SDM yang sangat berlimpah, namun manusia tidak sebanding itu sehingga siapapun orangnya baik orang Indonesia maupun asing mudah membohongi dan merampas semua kekayaan alam yang terkandung ditanah Amungsa (Timika). Berdasarkan fakta inilah saya pesan agar pemerintah daerah Kab Timika memperhatikan kualitas pendidikan secara baik.Mengenai tenaga pengajar (Dosen)tidak boleh menerima orang yang hanya mencari duit (uang) tanpa memperhatiakn perkembangan kualitas manusia di Timika.
SO MUCH AND THANK,S FULL.
By: Pinimet Yulian Enno Amungkinal
E-mail Pengirim: yulian@yahoo.com
Tanggal: 12 APRIL 2006


Nama: agus santoso
Dari: jakarta timur
Saya: Siswa MTs NEGERI 16
Aspirasi / Informasi: Tolong berikan gambaran soal-soal UAN SLTP/MTs kepada guru-guru SLTP/MTs agar dapat dibahas bersama/di diskusikan bersama siswa/i kelas III yang ingin menghadapi UAN program ini dilakukan agar kita semua mendapat nilai yang baik dan dapat lulus dengan nilai yang baik
E-mail Pengirim: agussantoso@yahoo.com
Tanggal: 12 April 2006


Mengunjungi:

Korupsi dan Pendidikan
Kunjungi Korupsi Org

Untuk yang Peduli Pendidikan

[ Ke Halaman 33 - Klik Di Sini ]






Membaca Aspirasi HOME Menulis Aspirasi Anda

Print Halaman Ini